sektor_perdagangan

Sektor Perdagangan

A. Uraian proyek

Pembangunan Sentra Bisnis Kudus  diharapkan mampu menumbuh kembangkan bisnis dan potensi   unggulan  khas kabupaten Kudus . Dampaknya tentu akan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan pendapatan Asli Daerah da Kabupaten Kudus .Sentra Bisnis Kudus ini Akan di bangun dengan menggunakan lahan/ tanah seluas  ± 15.000m2 yang berada di lokasi yang sesuai dengan RT/RW Kabupaten Kudus Yaitu tanah milik Desa  yang berada di DEsa Ngembalrejo kecamatan Bae yang terletak di jalan jalur Pantura  Kudus –surabaya.

Sentra bisnis Kudus ini merupakan sarana bagi UKM di Kabupaten Kudus dalam rangka meningkatkan pangsa pasar yang telah ada selama ini .Dalam Sentra Bisnis Kudus ini akan di tampilkan aneka produk UKM unggulan Kabupaten Kudus seperti border khas Kudus ,Batik Kudus ,aneka souvenir khas Kudus , aneka kuliner khas Kudus serta layanan jasa Perbankan ,Money Changer , serta layanan publik online (Pembayaran Pajak dan Sasat Online ), termasuk didalamnya juga di gunakan Kantor Asosiasi Bisnis (HIPMI,Kadin ,Asmindo ,dll). Sentra Bisnis Kudus ini juga dapat di gunakan sebagai ajang berbagai promo produk unggulan dan display  produk UMKM.

Produk yang di sediakan diEntra Bisnis Kudus ini utamanya adalah produk yang menjadi potensi dan unggulan dari Kabupaten Kudus , misalnya border Khas Kudus ,Batik Kudus ,oleh-oleh khas Kudus termasuk kuliner khas Kudus Namun didalam perkembangannya juga dipasarkan beraneka produk maupun jasa menarik lainnya seperti :Layanan perbankan  ,Pelayanan publik secara online sepperti :Samsat Online ,pajak Online ,Jasa tiket Perjalanan ,Money Changer  ,furniture ,dll.juga didalam Sentra bisnis ini disediakan layanan penjualan produk –produk teknologi informasi misalnya komputer  ,telepon seluler dan aneka asesoris pendukung perlengkapan teknologi tersebut

B.      Kondisi Eksisting

Kawasan kudus menjadi salah satu kawasan yang mempunyai percepatan wilayah yang cepat .Hal ini tidak lepas dari potensi geografis yang sangat berdekatan dengan pemerintahan Kabupaten Pati ,Kabupaten jepara ,dan Kabupaten Grobogan .Hal lain yang menjadi pendorong adalah berdirinya puluhan kawasan usaha perumahan (termasuk Real Estate ) di lokasi tersebut dan sekitarnya .

Kontribusi sector perdagangan terhadap PDRB Kbupaten Kudus menempati urutan kedua setelah sector Industri yaitu sebesar 25,17% (tahun 2008). Halini menunjukkan bahwa sector  perdagangan merupakan penggerak ekonomi dan salah satu tulang punggung perekonomian Kabupaten Kudus .

Sejalan dengan itu maka kegiatan perdagangan tumbuh dan berkembang seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan Industri .secara geografis dan sumber daya daerah tidak kalah jika di banding dengan daerah lain disekitarnya karena kabupaten Kudus sebagai salah satu daerah penopang perolehan devisa melaluin kegiatan ekspor yang dilakukan oleh eksportir dari kabupaten Kudus .

Potensi perdagangan berdasarkan  data yang ada sampai dengan akhir tahun2008 sebanyak 23.409 pengusaha dengan rincian sebagai berikut :

Pedagang Formal (pemegang SIUP)         :         12.798   Unit

Pedagang Pasar                                              :            8.161  Unit

Pedagang kaki lima                                      :             1.300  Unit

Pedagangan Asongan                                  :                  150 Unit

 

C.      Analisis Potensi Pasar

Pembangunan Sentra Bisnis Kudus akan mampu menampung 31 pengusaha yang akan menempati lokasi di gedung Sentra Bisnis Kudus ini. Pelaku usaha akan di kenakan biaya penggunaan lahan sebesar Rp 2.250.000 ,- per bulan atau Rp 27.000.000,- per tahun .Untuk mepermudah perhitungan maka di gunakan asumsi Gedung sentra Bisnis ini mempunyai masa manfaat 10 tahun dengan estimasi perubahan penerimaan sebesar 10% per tahun dan estimasi  perubahan biaya sebesar  15% per tahun .

 

D.      Analisis Finansial

Dalam metode ini factor yang menentukanpenerimaan atau penolakan suatu usulam Investasi adalah jangka waktu yang diperlukan untuk menutup kembali investasi. Oleh karena itu dengan metode ini setiap usulan investasi dinilai berdasarkan apakah dalam jangka waktu tertentu yang di inginkan olrh manajemen , jumlah kas masuk atau penghematan tunai yang di peroleh dari investasi dapat menutup investasi yang direncanakan

Payback Period                       =     Investasi   /   kas masuk bersih

 

E.       Potensi Pengusaha UMKM

Potensi perdagangan berdasarkan data yang ada sampai dengan akhir tahun 2008 sebanyak 23.409 dengan rincian sebagai berikut :

Pedagang Formal (pemegang SIUP)         :         12.798   Unit

Pedagang Pasar                                            :            8.161  Unit

Pedagang kaki lima                                      :             1.300  Unit

Pedagangan Asongan                                  :                  150 Unit

F.       Intensif Pemerintah Daerah

-      Penyediaan Lahan seluas  1,5  Ha

-      Kemudahan perizinan  (One stop Service –OSS)

-       Insentif dalam bentuk keringanan retribusi sebesar 50%

G.     Perda-perda Pendukung

-  Perda Kab. Kudus Nomor 3 Tahun 2004 Tentang Retribusi Izin Lokasi

-  Perda kab.Kudus Nomor  5 Tahun 2004 Tentang Retribusi Izin Gangguan

-  Perda Kab. Kudus Nomor 3 Tahun 2000 Tentang Retribusi Izin Mendirikan Bangunan

H.      Bentuk Investasi

Investasi dapat dilakukan dalam bentuk sharing profit antara investor dengan Pemkab Kudus .Keuntungan lainnya adalah Sentra Bisnis Kudus dapat di gunakan selamanya dan proyek dapat menciptakan lapangan kerja .

I.        Status Tanah

Lahan yang di pakai untuk pembangunan Sentra Bisnis Kudus berstatus milik pemerintah Desa Ngembalrejo   Kecamatan Bae Kabupaten Kudus dengan jumlah  luas 1.5Ha.